Hari mulai senja, Dera berdiam
diri di kamar kecil sambil menatap poto Ibunya dan Azka(keponakannya). Dera begitu
rindu akan kehadirannya, sedih meneteskan air mata, namun Dera harus tetap
bertahan dalam keadaan sulit ini. Dera perempuan tegar yang penuh dengan
keceriaan, hari-harinya dilalui semangat dan canda. Namun memang jalan hidup
selalu memiliki ritme dan irama, yang tak mungkin datar. Sedih memang melihat
kehidupan Dera yang memang serba sulit untuk saat ini, Dera selalu bercerita
kepada Ricko(sahabatnya) bahwa Dera ingin pergi jauh dan memiliki pekerjaan
yang bagus untuk masa depan, Dera selalu mengisi lamaran dan berharap ada
pekerjaan yang lebih baik daripada saat ini. Namun Dera bingung, jika Dera pergi
jauh ke kota besar sana, Dera tak sanggup jauh dari Azka, ibunya dan Diego(kekasihnya) separuh perjuangan hidup Dera dilalui bersama Diego, namun Dera mendapat masalah dera krisis kepercayaan terhadap Diego, di masa lalu nya Diego pernah mencampakkan Dera, di situasi yang menurut Dera sulit di masa-masa kuliah dulu. Dera khawatir kalau Diego suatu saat akan meninggalkannya tanpa alasan seperti dahulu, dalam kegelisahan dan kegundahan di malam yang hening, Dera selalu terbangun bingung langkah apa yang akan dia ambil, meski masih satu kota dengan sang ibu, Dera memang hidup mandiri, dan tinggal kontrakan setelah bekerja ingin membuktikan bahwa Dera telah dewasa dan dapat hidup sendiri namun masih dalam satu kota saja Dera masih merasakan rindu yang besar untuk Ibu dan Azka, bagaiamana jika Dera benar-benar pergi jauh apa Dera mampu hidup bertahan terbentang jarak yang lumayan jauh. Dera bingung sebentar lagi Ricko akan datang dan menjemputnya mengajaknya ke kota besar untuk bekerja, namun Dera bingung meski ragu terhadap Diego namun Dera belum bisa pergi begitu saja meninggalkan Diego, apalagi dalam situasi yang pelik saat ini Diego lah yang membantu Dera, Diego lah yang selalu menghapus air mata Dera, namun Dera belum bisa melupakan kejadian buruk di masa lalu, dalam pikir Dera adalah mencari pekerjaan yang lebih baik untuk membantu sang Ibu dan Azka, jika hanya bekerja terus di perusahaan yang saat ini Dera jalankan rasa-rasanya gajih haya cukup untuk dirinya sendiri, padahal cita-cita Dera adalah memiliki pekerjaan yang lebih baik, dalam pikir Dera adalah Dera harus pergi ke kota besar secepatnya, sebelum Diego meninggalkanya seperti dahulu, Diego saat ini memang banyak berubah, lebih baik dari sebelumnya, namun Dera tak mampu menerima jika dikemudian hari justru Diego melakukan hal yang sama. Dera sedih harus pergi meninggalkan Ibu dan Azka, kepergian Dera yang telah Dera rencanakan masih dirahasiakan dan berharap Diego tidak mengetahui nya, Dera harus melepas Diego agar tak ada ikatan yang lebih lanjut, karena jika Dera terikat Dera tak bisa mencari pekerjaan seperti apa yang Dera harapakan untuk membahagiakan Ibu nya. Pilihan Dera adalah bertahan untuk Diego (yang belum pasti) atau terus berkembang dan mencari yang bisa membanggakan Ibunya. Dera masih bingung, Dera memang terdaftar sebagai karyawan swasta di perusahaan ternama, namun gaji Dera sebagai seoarng admin dirasa sangat minim. Dera selalu teringat Diego jika Dera pergi Diego pasti akan biasanya saja, seperti dahulu di saat pertama Diego meninggalkan Dera. Padahal jika Dera tahu mungkin saja niat Diego saat ini tulus untuk menjadi pendamping Dera yang setia, namun di mata Dera, Diego hanya datang karena Diego membutuhkan sesuatu tak ada ketulusan, hati Dera masih diselimuti kebencian di masa lalu atas tindakan Diego yang tak termaafkan.
jauh ke kota besar sana, Dera tak sanggup jauh dari Azka, ibunya dan Diego(kekasihnya) separuh perjuangan hidup Dera dilalui bersama Diego, namun Dera mendapat masalah dera krisis kepercayaan terhadap Diego, di masa lalu nya Diego pernah mencampakkan Dera, di situasi yang menurut Dera sulit di masa-masa kuliah dulu. Dera khawatir kalau Diego suatu saat akan meninggalkannya tanpa alasan seperti dahulu, dalam kegelisahan dan kegundahan di malam yang hening, Dera selalu terbangun bingung langkah apa yang akan dia ambil, meski masih satu kota dengan sang ibu, Dera memang hidup mandiri, dan tinggal kontrakan setelah bekerja ingin membuktikan bahwa Dera telah dewasa dan dapat hidup sendiri namun masih dalam satu kota saja Dera masih merasakan rindu yang besar untuk Ibu dan Azka, bagaiamana jika Dera benar-benar pergi jauh apa Dera mampu hidup bertahan terbentang jarak yang lumayan jauh. Dera bingung sebentar lagi Ricko akan datang dan menjemputnya mengajaknya ke kota besar untuk bekerja, namun Dera bingung meski ragu terhadap Diego namun Dera belum bisa pergi begitu saja meninggalkan Diego, apalagi dalam situasi yang pelik saat ini Diego lah yang membantu Dera, Diego lah yang selalu menghapus air mata Dera, namun Dera belum bisa melupakan kejadian buruk di masa lalu, dalam pikir Dera adalah mencari pekerjaan yang lebih baik untuk membantu sang Ibu dan Azka, jika hanya bekerja terus di perusahaan yang saat ini Dera jalankan rasa-rasanya gajih haya cukup untuk dirinya sendiri, padahal cita-cita Dera adalah memiliki pekerjaan yang lebih baik, dalam pikir Dera adalah Dera harus pergi ke kota besar secepatnya, sebelum Diego meninggalkanya seperti dahulu, Diego saat ini memang banyak berubah, lebih baik dari sebelumnya, namun Dera tak mampu menerima jika dikemudian hari justru Diego melakukan hal yang sama. Dera sedih harus pergi meninggalkan Ibu dan Azka, kepergian Dera yang telah Dera rencanakan masih dirahasiakan dan berharap Diego tidak mengetahui nya, Dera harus melepas Diego agar tak ada ikatan yang lebih lanjut, karena jika Dera terikat Dera tak bisa mencari pekerjaan seperti apa yang Dera harapakan untuk membahagiakan Ibu nya. Pilihan Dera adalah bertahan untuk Diego (yang belum pasti) atau terus berkembang dan mencari yang bisa membanggakan Ibunya. Dera masih bingung, Dera memang terdaftar sebagai karyawan swasta di perusahaan ternama, namun gaji Dera sebagai seoarng admin dirasa sangat minim. Dera selalu teringat Diego jika Dera pergi Diego pasti akan biasanya saja, seperti dahulu di saat pertama Diego meninggalkan Dera. Padahal jika Dera tahu mungkin saja niat Diego saat ini tulus untuk menjadi pendamping Dera yang setia, namun di mata Dera, Diego hanya datang karena Diego membutuhkan sesuatu tak ada ketulusan, hati Dera masih diselimuti kebencian di masa lalu atas tindakan Diego yang tak termaafkan.
Setiap hari Dera merasa sepi,
merasa hidup tak berharga hatinya teriris pilu karena belum bisa membahagiakan Ibunya
tercinta, Dera merasa belum behasil mencapai mimpi, Dera memang tidak
menunjukan kebingungan atas pilihannya untuk meninggalkan Diego, yang Dera mau
saat Dera pergi Diego tidak mengetahui kepergian Dera, dan Dera tidak mau
memberitahu Diego di saat sahabatnya nanti akan menjemput, tah apa yang ada di
benak Dera saat ini. Yang dia tahu adalah hidup adalah perjuangan dan tak
mungkin orang lain yang mampu mewujudkan cita-cita nya. Diego memang telah
berubah, tapi di saat Diego berubah justru Dera berniat untuk pergi menggapai
mimpinya. Dera adalah wanita mandiri dia tidak mau hidupnya bergantung kepada Diego,
Dera ingin berdiri dan bangkit dari keterpurukannya tanpa Diego, dalam hati Dera
tak bisa dipungkuri meski mencintai Diego dan Diego telah berubah tak mampu
menghapus luka Dera dan mengahpus kesalahan Diego.
Hari kian dekat. Dalam beberapa hari yang akan
datang Ricko akan datang dan menjemput Dera, Dera lebih percaya terhadapa Ricko
daripada Diego, Ricko adalah orang yang tulus dari dulu selalu ada di belakang Dera.
Dera yakin dengan keprgiaanya tanpa kabar terhadap Diego, Diego tidak akan
merasa sedih dia akan biasa saja dalam pikir Dera, Dera mau ketika kembali
nanti, Dera menjemput Ibu dan Azka untuk hidup yang lebih baik. Waktu telah
tiba Ricko datang, keberangkatan Dera sungguh dadakan pamit terhadap Ibunya saja
hanya sebentar, Dera berjanji dia akan kembal jika Dera sukses. Diego merasa
heran sudah beberapa hari tidak ada kabar dari Dera, Diego pergi ke kontrakan Dera
dimana Dera tinggal, Diego bertemu dengan pemilik kontrakannya “ cari siapa ya de?” Diego sambil
tergesa-gesa menghampiri pemilik kontarakan “ maaf bu, dera yang tinggal disini kemana ya bu”? lalu pemiliknya
menjelaskna bahwa Dera sudah 2 hari meninggalkan kontrakan tersebut, Diego mennghubungi
Dera namun no. Telp( hp) tidak dapat dihubungi, Diego pun datang ke rumah Ibunya
Dera, dan Diego mendapatkan hasil yang kecewa Dera pergi bersama Ricko orang
yang Diego benci karena Dera sungguh
akrab dengan Ricko, tah apa yang telah Dera lakukan terhadap Diego, Diego pun
merasa kecewa dan terpukul, Diego marah, kecewa ketulusan yang ia tunjukkan dan
kesungguhanya tak ada artinya bagi Dera, namun jika saja Diego tahu, bahwa Dera
kecewa terhadap Diego, selama ini Dera kembali masih dalam keraguan dan
kebimbangan . Dera pergi tanpa kabar dan membuat Diego sedih. Dan inilah jalan
yang harus dilalu Diego dan Dera, tak akan bersama meski ada perasaan namun ada
jurang ketidakpercayaan yang menghalangi cinta untuk bersama. Keinginan Dera untuk
sukses telah menglahkan rasa cintanya terhadap Diego. Namun dalam hati Dera tersimpan
rasa sakit harus melepas Diego demi ambisinya







0 komentar:
Post a Comment